Innalillahi, Muadzin yang Dianiaya karena Mengumandangkan Adzan Subuh, Akhirnya Meninggal Dunia

LINK 200x90
336x280


Yuk Sharez - Seorang pengurus masjid sekarat digorok orang tak dikenal di dalam masjid Nurul Yakin Dusun Sumber Sari KM 28, Kepenghuluan Balam Sempurna, Inhil, Riau, Kamis (17/12). 


Darwin Lubis selaku Nazir Masjid ditemukan terkapar berlumuran darah di dalam masjid sekitar pukul 05.15 WIB, ketika warga baru saja usai menunaikan salat subuh.


{وَمَا نَقَمُوا مِنْهُمْ إِلَّا أَنْ يُؤْمِنُوا بِاللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ (8) الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ (9) إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيقِ} [البروج: 8 – 10]


(8) Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. (9) Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu. (10) Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar [Al Buruj,8-10]


Innalillahi Wainna Ilaihi Raji’uun…Telah Syahid (insya Allah) DARWIN NST, di RSUD Rantau Prapat. 

Korban penganiayaan di Rantau Prapat, Sumatera Utara. 

Beliau dianiaya karena mengumandangkan azan (subuh) di salah satu masjid, lantaran suara azan dianggap mengganggu tidur.

Sebelumnya Seorang netizen ibu-ibu dengan nama Ida Langsa, 

Jumat (18/12) kemarin memposting foto yang sangat mengerikan dimana terlihat seorang pemuda dengan muka babak belur penuh darah dan leher tergorok.

“Ini kejadian di rantau prapat subuh tadi, beliau mengumandang kan azan, ada org merasa terganggu tidur nya, hingga beliau d aniaya begini. Ya Allah lindungilah kami ummat muslim sedunia amiiiin.” Tulis Ida Langsa.


Sontak saja hal ini membuat heboh jamaah yang menyaksikan tubuh Nazir Masjid itu terkulai tak berdaya. Warga sekitar langsung memberi pertolongan, menyelamatkan korban ke Klinik Claudia Bahtera Makmur untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, akibat luka bacokan di sekitar bagian kepala yang mengalami luka serius, korban selanjutnya dirujuk ke salah satu rumah sakit di Rantau Prapat, Sumatera Utara (Sumut).

Kapolsek Bagansenembah Kompol Dody Harja Kusuma SH SIK MSi mengatakan, penganiayan tersebut dilakukan pelaku dengan cara menggorok leher korban dengan benda tajam dan pelaku masih dalam penyelidikan.

Mari aminkan Doa ini ikhwan

Ya Allah gantikanlah kesakitan nya sebelum menghadap-Mu menjadi kenikmatan di syurga-Mu

Dia di bunuh karena meninggikan Asma-Mu dan asma rosul-Mu
Dia di bunuh hanya karena dia meyeru hamba hamba-Mu untuk bersimpuh sujud kepadaMu Aamiin
Moga amal dan dan kabjikannya di terima oleh Allah Ta’ala dan moga si pelaku dapat hukuman yang berat dunia dan akhirat.



sumber : merdekasiana.com
336x280
loading...

0 Response to "Innalillahi, Muadzin yang Dianiaya karena Mengumandangkan Adzan Subuh, Akhirnya Meninggal Dunia"

Post a Comment